Sesungguhnya diri hamba hanya kepunyaan Allah KepadaNya kelak hamba kembali,dan sesungguhnya kepada Allah hamba kembali
Rabu, Desember 15, 2010
Rasulullah SAW bersabda kepada menantunya, Ali r.a. , " Wahai ‘Ali, setiap sesuatu pasti ada penyakitnya.
Penyakit bicara adalah bohong...,
penyakit ilmu adalah lupa...,
penyakit ibadah adalah riya...’,
penyakit akhlaq mulia adalah kagum kepada diri sendiri...,
penyakit berani adalah menyerang...,
penyakit dermawan adalah mengungkap pemberian...
penyakit tampan adalah sombong...,
penyakit bangsawan adalah membanggakan diri...,
penyakit malu adalah lemah...,
penyakit mulia adalah menyombongkan diri...,
penyakit kaya adalah kikir...,
penyakit royal adalah hidup mewah..., dan
penyakit agama adalah nafsu yang diperturutkan…."
Ketika berwasiat kepada ‘Ali bin Abi Thalib r.a. Rasulullah SAW bersabda, "Wahai ‘Ali, orang yang riya’ itu punya tiga ciri, yaitu :
rajin beribadah ketika dilihat orang,
malas ketika sendirian dan
ingin mendapat pujian dalam segala perkara. "
Wahai ‘Ali, jika engkau dipuji orang, maka berdo’alah, " Ya Allah,
jadikanlah diriku lebih baik daripada yang dikatakannya,
ampunilah dosa-dosaku yang tersembunyi darinya,
dan janganlah kata-katanya mengakibatkan siksaan bagiku…"
Ketika ditanya bagaimana cara mengobati hati yang sedang resah dan gundah gulana, Ibnu Mas’ud r.a berkata, " Dengarkanlah bacaan Al-Qur’an atau datanglah ke majelis-majelis dzikir atau pergilah ke tempat yang sunyi untuk berkhalwat dengan Allah SWT Jika belum terobati juga, maka mintalah kepada Allah SWT hati yang lain, karena sesungguhnya hati yang kamu pakai bukan lagi hatimu…"
makasih yaa mbak srikandi wahyuni '2 note
Penyakit bicara adalah bohong...,
penyakit ilmu adalah lupa...,
penyakit ibadah adalah riya...’,
penyakit akhlaq mulia adalah kagum kepada diri sendiri...,
penyakit berani adalah menyerang...,
penyakit dermawan adalah mengungkap pemberian...
penyakit tampan adalah sombong...,
penyakit bangsawan adalah membanggakan diri...,
penyakit malu adalah lemah...,
penyakit mulia adalah menyombongkan diri...,
penyakit kaya adalah kikir...,
penyakit royal adalah hidup mewah..., dan
penyakit agama adalah nafsu yang diperturutkan…."
Ketika berwasiat kepada ‘Ali bin Abi Thalib r.a. Rasulullah SAW bersabda, "Wahai ‘Ali, orang yang riya’ itu punya tiga ciri, yaitu :
rajin beribadah ketika dilihat orang,
malas ketika sendirian dan
ingin mendapat pujian dalam segala perkara. "
Wahai ‘Ali, jika engkau dipuji orang, maka berdo’alah, " Ya Allah,
jadikanlah diriku lebih baik daripada yang dikatakannya,
ampunilah dosa-dosaku yang tersembunyi darinya,
dan janganlah kata-katanya mengakibatkan siksaan bagiku…"
Ketika ditanya bagaimana cara mengobati hati yang sedang resah dan gundah gulana, Ibnu Mas’ud r.a berkata, " Dengarkanlah bacaan Al-Qur’an atau datanglah ke majelis-majelis dzikir atau pergilah ke tempat yang sunyi untuk berkhalwat dengan Allah SWT Jika belum terobati juga, maka mintalah kepada Allah SWT hati yang lain, karena sesungguhnya hati yang kamu pakai bukan lagi hatimu…"
makasih yaa mbak srikandi wahyuni '2 note
"aku tersesat dalam kelalaian,
sedang kematian bergerak kearahku,
semakin lama semakin mendekat.
jika aku tidak mati hari ini,
aku pasti meninggal esok
suatu perjalanan panjang terbentang dihadapanku,
sedang aku tiada bekal untuk itu aku menentang Rabbk...u
melanggar perintah-perintah-Nya terang-terangan
sementara Dia mengawasiku setiap saat. aduh !!
aku memperturutkan hatiku dalam perbuatan-perbuatan yg memalukan,
aku berdosa secara rahasia,
tak pernah orang lain mengetahui dosa-dosaku yg mengerikkan.
Tetapi esok, rahasia dosa-dosaku akan ditampakkan,
dan dipertunjukkan kepada Rabbku.
ah !! aku berdosa terhadap-Nya dan tak tahu malu,
berani bergantung dengan ampunan-Nya yang tak terbatas.
Rabbku !! akan bagaimanakah nasibku,
ketika api membakar tubuhku ?
api yg melelehkan batu yg paling keras !!
" "sesungguhnya sedetikpun kita tidak akan betah berada di neraka-Nya Allah SWT"
Tq 2 :adik kecil
Selasa, Desember 14, 2010
Rasulullah SAW bersabda :
Dunia Ini adalah Hiasan “Sebaik-baik perhiasan di dunia ini adalah wanita yang solehah.”
Perempuan yang aku sayangi
Adalah pencinta agama Tuhannya
Yang mengalir rasa cinta.. takut dan harap
Terus menguasai perjalanan kehidupannya
Dari waktu ke waktu
Sehingga perjanjian antara jasad dan nyawanya berakhir
Perempuan yang aku rindui
Adalah yang di mata dan wajahnya
Terpancar sinar nur Ilahi
Lidahnya basah dengan zikrullah
Sentiasa muraqabah
Setiap waktu sibuk membaiki diri
Di sudut hati kecilnya sentiasa membesarkan Allah
Perempuan yang aku cintai
Yang menutup auratnya dari pandangan ajnabi
Kehormatan dirinya menjadi mahal nilainya
Mujahadatunnafsi adalah perjuangan yang mesti
Muhasabatunnafsi dilakukan selalu
Disanjung tinggi penduduk langit dan bumi
Perempuan yang aku dambai
Yang mendekatkan hatiku yang jauh dari Allah
Tika aku di sana dilamar duniawi
Hadirnya memperkasa Akhiratku
Sewaktu aku alpa dan leka
Lembut manjanya mentazkirah diri
Di kala aku disapa bahana
Belai kasihnya menginsafkan naluri
Perempuan yang aku kasihi
Yang bersyukur pada apa yang ada
Yang bersabar pada apa yang tiada
Cinta pada hidup yang sederhana
Demi kebahagiaan abadi di sana
Perempuan yang aku sukai
Menjadi dian pada dirinya sendiri
Yang menjadi pelita untuk putera-puteriku
Yang bakal dilahirkan
Untuk menyambung perjuanganku
Menegak kalimah Allah nan qudus
Mendaulat perjuangan suci Junjungan Mulia
Perempuan yang aku impi
Adalah wanita yang luhur haqiqi
Muslimah yang setia sejati
Mu’minah yang taat pada Ilahi
Itulah…
Perempuan acuan al-Qur’an.
- Note ini saya tujukan untuk Muhasabah diri Saya , semoga dapat pula bermanfaat untuk Sahabat Fillah.
Wasallamuallaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Salam Ukhuwah Fillah.
Thanks'2 Na yang import note
Dunia Ini adalah Hiasan “Sebaik-baik perhiasan di dunia ini adalah wanita yang solehah.”
Perempuan yang aku sayangi
Adalah pencinta agama Tuhannya
Yang mengalir rasa cinta.. takut dan harap
Terus menguasai perjalanan kehidupannya
Dari waktu ke waktu
Sehingga perjanjian antara jasad dan nyawanya berakhir
Perempuan yang aku rindui
Adalah yang di mata dan wajahnya
Terpancar sinar nur Ilahi
Lidahnya basah dengan zikrullah
Sentiasa muraqabah
Setiap waktu sibuk membaiki diri
Di sudut hati kecilnya sentiasa membesarkan Allah
Perempuan yang aku cintai
Yang menutup auratnya dari pandangan ajnabi
Kehormatan dirinya menjadi mahal nilainya
Mujahadatunnafsi adalah perjuangan yang mesti
Muhasabatunnafsi dilakukan selalu
Disanjung tinggi penduduk langit dan bumi
Perempuan yang aku dambai
Yang mendekatkan hatiku yang jauh dari Allah
Tika aku di sana dilamar duniawi
Hadirnya memperkasa Akhiratku
Sewaktu aku alpa dan leka
Lembut manjanya mentazkirah diri
Di kala aku disapa bahana
Belai kasihnya menginsafkan naluri
Perempuan yang aku kasihi
Yang bersyukur pada apa yang ada
Yang bersabar pada apa yang tiada
Cinta pada hidup yang sederhana
Demi kebahagiaan abadi di sana
Perempuan yang aku sukai
Menjadi dian pada dirinya sendiri
Yang menjadi pelita untuk putera-puteriku
Yang bakal dilahirkan
Untuk menyambung perjuanganku
Menegak kalimah Allah nan qudus
Mendaulat perjuangan suci Junjungan Mulia
Perempuan yang aku impi
Adalah wanita yang luhur haqiqi
Muslimah yang setia sejati
Mu’minah yang taat pada Ilahi
Itulah…
Perempuan acuan al-Qur’an.
- Note ini saya tujukan untuk Muhasabah diri Saya , semoga dapat pula bermanfaat untuk Sahabat Fillah.
Wasallamuallaikum warohmatullahi wabarokatuh.
Salam Ukhuwah Fillah.
BY :
MUHTAR SUHAILI
Tolong sampaikan pada si dia…
Tolong beritahu si dia, aku ada pesanan buatnya..
Tolong beritahu si dia, cinta agung adalah cintaNya..
Tolong beritahu si dia, cinta manusia bakal membuatnya alpa..
Tolong nasihati sia dia, jangan menyintaiku lebih dari dia menyintai Yang Maha Esa..
Tolong nasihati si dia, jangan mengingatiku lebih dari dia mengingati Yang Maha Kuasa..
Tolong nasihati si dia, jangan mendoakanku lebih dari dia mendoakan ibu bapanya..
Tolong katakan pada si dia, dahulukan Allah kerana di situ ada syurga..
Tolong katakan pada si dia, dahulukan ibu bapanya kerana di telapak itu syurganya..
Tolong ingatkan si dia. Aku terpikat kerana imannya bukan rupa..
Tolong ingatkan si dia. Aku lebih cintakan zuhudnya bukan harta..
Tolong ingatkan si dia. Aku kasihinya kerana santunnya..
Tolong tegur si dia, bila dia mula mengagungkan cinta manusia..
Tolong tegur si dia, bila dia tenggelam dalam angan-angannya..
Tolong tegur si dia, andai nafsu mengawal fikirannya..
Tolong sedarkan si dia. Aku milik Yang Maha Esa..
Tolong sedarkan si dia. Aku masih milik keluarga..
Tolong sedarkan si dia. Tanggungjawabnya besar kepada keluarganya..
Tolong sabarkan si dia, usah ucap cinta di kala cita-cita belum terlaksana..
Tolong sabarkan si dia, andai diri ini enggan dirapati kerana menjaga batasan cinta..
Tolong sabarkan si dia, bila jarak mejadi penyebab bertambah rindunya..
Tolong pesan padanya. Aku tidak mahu menjadi fitnah besar kepadanya..
Tolong pesan padanya. Aku tak mahu menjadi punca kegagalannya..
Tolong pesan padanya. Aku membiarkan Yang Esa menjaga dirinya..
Tolong khabarkan pada si dia. Aku tidak mahu melekakan dia..
Tolong khabarkan pada si dia. Aku mahu dia berjaya dalam impian dan cita-citanya..
Tolong khabarkan pada si dia. Jadilah penyokong dalam kejayaanku..
Tolong sampaikan pada si dia, aku mendambakan cinta suci yang terjaga..
Tolong sampaikan pada si dia, cinta kerana Allah tidak ternilai harganya..
Tolong sampaikan pada si dia, hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa..
Tolong sampaikan kepada si dia kerana aku tidak mampu memberitahunya sendiri…
Hanya engkau Ya Allah mengetahui siapa si dia..Moga pesananku sampai padanya walau aku sendiri tidak mengetahui siapa dan dimana si dia..
Moga dia seekor lebah yang sentiasa memuji keagungan Yang Maha Kuasa memasuki taman larangan dengan sopan santunnya dan bertemu mawar berduri yang terjaga oleh tuannya..
Simpanlah pesanan ku ini sehingga engkau bertemu diriku suatu hari nanti…
Tolong beritahu si dia, aku ada pesanan buatnya..
Tolong beritahu si dia, cinta agung adalah cintaNya..
Tolong beritahu si dia, cinta manusia bakal membuatnya alpa..
Tolong nasihati sia dia, jangan menyintaiku lebih dari dia menyintai Yang Maha Esa..
Tolong nasihati si dia, jangan mengingatiku lebih dari dia mengingati Yang Maha Kuasa..
Tolong nasihati si dia, jangan mendoakanku lebih dari dia mendoakan ibu bapanya..
Tolong katakan pada si dia, dahulukan Allah kerana di situ ada syurga..
Tolong katakan pada si dia, dahulukan ibu bapanya kerana di telapak itu syurganya..
Tolong ingatkan si dia. Aku terpikat kerana imannya bukan rupa..
Tolong ingatkan si dia. Aku lebih cintakan zuhudnya bukan harta..
Tolong ingatkan si dia. Aku kasihinya kerana santunnya..
Tolong tegur si dia, bila dia mula mengagungkan cinta manusia..
Tolong tegur si dia, bila dia tenggelam dalam angan-angannya..
Tolong tegur si dia, andai nafsu mengawal fikirannya..
Tolong sedarkan si dia. Aku milik Yang Maha Esa..
Tolong sedarkan si dia. Aku masih milik keluarga..
Tolong sedarkan si dia. Tanggungjawabnya besar kepada keluarganya..
Tolong sabarkan si dia, usah ucap cinta di kala cita-cita belum terlaksana..
Tolong sabarkan si dia, andai diri ini enggan dirapati kerana menjaga batasan cinta..
Tolong sabarkan si dia, bila jarak mejadi penyebab bertambah rindunya..
Tolong pesan padanya. Aku tidak mahu menjadi fitnah besar kepadanya..
Tolong pesan padanya. Aku tak mahu menjadi punca kegagalannya..
Tolong pesan padanya. Aku membiarkan Yang Esa menjaga dirinya..
Tolong khabarkan pada si dia. Aku tidak mahu melekakan dia..
Tolong khabarkan pada si dia. Aku mahu dia berjaya dalam impian dan cita-citanya..
Tolong khabarkan pada si dia. Jadilah penyokong dalam kejayaanku..
Tolong sampaikan pada si dia, aku mendambakan cinta suci yang terjaga..
Tolong sampaikan pada si dia, cinta kerana Allah tidak ternilai harganya..
Tolong sampaikan pada si dia, hubungan ini terjaga selagi dia menjaga hubungan dengan Yang Maha Kuasa..
Tolong sampaikan kepada si dia kerana aku tidak mampu memberitahunya sendiri…
Hanya engkau Ya Allah mengetahui siapa si dia..Moga pesananku sampai padanya walau aku sendiri tidak mengetahui siapa dan dimana si dia..
Moga dia seekor lebah yang sentiasa memuji keagungan Yang Maha Kuasa memasuki taman larangan dengan sopan santunnya dan bertemu mawar berduri yang terjaga oleh tuannya..
Simpanlah pesanan ku ini sehingga engkau bertemu diriku suatu hari nanti…
Tahnks To Tammy
Langganan:
Postingan (Atom)